Tiktok merupakan aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2012 oleh perusahaan teknologi ByteDance Inc dengan foundernya Zhang Yiming. Tiktok hadir di Indonesia dimulai pada bulan september tahun 2017 dengan 47,8 juta kali diunduh. Namun, pada tanggal 3 juli 2018 Tiktok di blokir di Indonesia akibat adanya konten negatif dan tidak layak tayang. Setelahnya, pada tahun 2019, Tiktok Indonesia mengajukan persyaratan pemblokiran kepada Kemenkominfo dan disetujui untuk pembukaan pemblokiran. Semakin berjalannya waktu, pada tahun 2020 Tiktok semakin banyak digunakan tentunya oleh masyarakat Indonesia untuk menghilangkan kejenuhan saat saat karantina berlangsung akibat Covid-19. Dan pada tahun 2021, Tiktok masih menjadi aplikasi yang banyak diminati. Tidak hanya untuk hiburan, namun tiktok juga berkembang menjadi social media marketing yang banyak digunakan oleh online shopping dari yang kecil sampai yang maju.
Tiktok marketing merupakan salah satu strategi yang bisa digunakan untuk mempromosikan bisnis. Ada beberapa fitur marketing Tiktok, yang pertama ada Top Views Ads, ditur ini adalah iklan yang bisa dilihat di puncak feeds pada Tiktok. Artinya, iklan yang menggunakan Top Views ini adalah video yang dilihat pertama kali jika pengguna Tiktok membuka aplikasi tersebut. Selanjutnya ada In-Feed Ads, In-Feed Ads adalah video yang berdurasi hingga 60 detik yang akan muncul pada feeds di FYP atau For You Page pada aplikasi Tiktok. Pengguna dapat memberikan like dan komen di iklan bisnis anda. Yang ketiga adalah Brand Takeover, merupakan fitur iklan yang dapat berupa gambar dengan format JPG dan dijadikan video dengan durasi 3 sampai 5 detik untuk mempromosikan bisnis. Fitur iklan ini biasanya muncul di halaman awal. Pengguna bisa skip iklan ini, dan di dalam iklan ini bisa diletakkan link yang mengarah ke website, online marketplace atau kemanapun pengguna mau sesuai dengan tujuan iklannya.
Selanjutnya ada Branded Hashtag Challenges, merupakan iklan dalam bentuk kampanye pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan brand atau bisnis yang diiklankan tersebut. Tujuan akhir fitur ini adalah untuk agar menjadi viral. Dan yang terakhir ada Branded Effect, merupakan tap-in brand dalam proses content creation. Biasanya iklan ini berada di filter Tiktok, sehingga ketika pengguna membuat content dengan filter, iklan ini bisa saja muncul dan digunakan oleh pengguna. Fitur Branded Hashtag Challenges dan fitur Branded Effect ini berintegrasi untuk meningkatkan interaksi antara pengguna dengan bisnis atau brand.
Proses marketing melalui Tiktok
1.Identifikasikan tujuan utama anda sebagai pelaku bisnis.
2.Menentukan buyer persona untuk mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan konsumen.
3.Membuat akun bisnis dan melakukan verifikasi akun.
4.Memposting konten yang bernilai dengan penambahan hastag pada caption dengan tepat.
5.Kolaborasi dengan Tiktok Influencers sehingga brand atau bisnis anda lebih dikenal.
6.Menggunakan Tiktok Ads
7.Monitoring konten bisnis anda dan melakukan evaluasi.
Comments
Post a Comment